Kembali Menulis


Sudah lama sekali sejak terakhir kali aku menulis di blog ini. Terakhir aku aktif menyusun review komik, film, dan berbagai hiburan lainnya adalah tahun 2022, masa terakhir sebelum aku lulus sarjana. Setelah itu, hidup berjalan dengan ritme yang berbeda. Aku makin sibuk, makin sering berpindah fokus, dan tanpa sadar meninggalkan kebiasaan menulis yang dulu begitu aku nikmati. Waktu itu, sejujurnya aku memang tidak punya niat untuk kembali menulis dalam waktu dekat. Rasanya seperti ada jeda alami yang membuatku memutuskan untuk berhenti dulu.

Beberapa bulan setelah wisuda, aku mulai bekerja sebagai supervisor di sebuah SPBU swasta. Dunia kerja memberikan banyak pengalaman baru yang tidak pernah kusangka sebelumnya. Ada hal-hal teknis yang harus dipelajari, ada situasi yang bikin kepala panas, ada juga momen-momen kecil yang justru membuatku tumbuh. Tapi perubahan ritme itu, bangun pagi, fokus ke pekerjaan, pulang dalam keadaan lelah membuat jarak antara aku dan kebiasaan menulis semakin lebar. Menulis rasanya terlalu jauh dari kehidupan sehari-hari. Bahkan ketika ada waktu luang, aku memilih istirahat saja.

Di tengah kesibukan bekerja, aku masih sempat merencanakan beberapa hal besar: mendaftar WHV ke Australia, mencoba peruntungan di LPDP, dan mengincar beasiswa PPG Prajabatan. Dari semua itu, yang akhirnya benar-benar terjadi hanyalah PPG Prajabatan—yang sekarang disebut PPG Calon Guru. Prosesnya panjang, melelahkan, dan penuh cerita yang sebetulnya menarik untuk dituliskan. Tapi mungkin itu akan jadi bahan untuk artikel lain. Yang jelas, saat ini aku sudah selesai PPG dan, ironisnya, kembali berada pada fase menganggur. Tapi justru di titik inilah aku kembali teringat pada blog ini.

Ketika sibuk bekerja dan kembali kuliah, aku jarang sekali menonton atau membaca hal-hal baru. Sesekali aku tetap pergi ke bioskop, tapi tidak pernah muncul keinginan untuk menuliskannya lagi seperti dulu. Namun belakangan, setelah jeda panjang itu, aku mulai membuat konten review tempat wisata dan kuliner. Awalnya hanya untuk mengisi waktu dan menyalurkan hobi jalan-jalan. Tapi lama-lama aku sadar bahwa kegiatan itu membuatku merindukan sensasi menulis. Pelan-pelan, keinginan untuk duduk, membuka laptop, dan bercerita kembali tumbuh.

Dan pada akhirnya, aku tertarik membawa review wisata dan kuliner itu ke sini, ke blog ini. Tujuan utamaku bukan mencari traffic, bukan ingin blog ini ramai pengunjung, bukan pula ingin dia jadi portal informasi. Blog ini sejak awal hanya wadah untuk menyimpan kenanganku, arsip digital dari perjalanan hidupku dalam berbagai bentuk. Aku sangat suka menulis, tetapi sering kali tidak tahu harus mempublikasikannya di mana. Kadang aku kurang percaya diri untuk mengunggahnya di platform besar atau media sosial yang penuh ekspektasi. Di blog pribadi seperti ini, aku bisa menulis tanpa tekanan.

Ini ruangku. Tempat di mana setiap catatan kecil, cerita acak, review sederhana, dan hal-hal yang mungkin tidak penting bagi orang lain bisa tersimpan rapi. Aku ingin kenanganku hidup dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto, video, atau hal lain yang suatu hari bisa kubuka kembali. Aku ingin dikenang lewat cerita, lewat jejak-jejak kecil yang kutinggalkan di sini.

Mungkin ini awal dari fase baru. Tidak perlu muluk-muluk. Tidak perlu ritme yang ketat. Cukup menulis ketika ingin, menulis ketika ada cerita, menulis karena aku memang menyukai prosesnya. Jika itu bisa membawaku bertahan lebih lama di dunia blogging, aku sudah senang.

Untuk sekarang, yang penting aku sudah kembali.

Posting Komentar

0 Komentar